Tujuan Penggunaan
Tes dipstik Alkohol Urin adalah metode cepat dan sangat sensitif untuk mendeteksi keberadaan alkohol dalam urin dan memberikan perkiraan konsentrasi 0,02% atau lebih besar. Tes ini hanya memberikan hasil awal saja. Metode kimia alternatif yang lebih spesifik harus digunakan untuk mendapatkan hasil analisis yang pasti. Kromatografi gas (GC) adalah metode konfirmasi yang disukai. Pertimbangan klinis dan penilaian profesional harus diterapkan pada hasil apa pun, terutama ketika hasil awal yang positif diindikasikan.
Dua{0}}pertiga dari seluruh orang dewasa meminum alkohol. Konsentrasi alkohol dalam urin seseorang setelah minum bervariasi tergantung pada individu. Setiap individu memiliki parameter tertentu seperti ukuran, berat badan, kebiasaan makan dan toleransi alkohol yang mempengaruhi tingkat kerusakan. Konsumsi alkohol yang tidak tepat dapat menjadi faktor penyebab banyak kecelakaan, cedera, dan kondisi medis. Tes celup Alkohol Urin adalah tes urin cepat yang dapat dilakukan tanpa menggunakan alat. Tes ini menggunakan sistem enzim untuk mendeteksi alkohol dalam urin dengan konsentrasi 0,02% atau lebih besar.
Kisaran konsentrasi deteksi alkohol pada tes dipstik Alkohol Urin adalah dari 0,02% hingga 0,30%.
Tes dipstick alkohol hanya memberikan hasil awal untuk konsentrasi alkohol. Metode analisis sekunder harus digunakan untuk mendapatkan hasil yang dikonfirmasi. Kromatografi gas (GC) adalah metode konfirmasi yang disukai.


Spesifikasi
|
Waktu membaca |
2-3 menit |
|
Umur simpan |
24 bulan |
|
Suhu penyimpanan |
2-30 derajat |
|
Suhu operasi |
12-30 derajat |
|
Kepekaan |
0,02% (20mg/dL) |
Mengapa harus menguji
Pengujian alkohol dalam urin dilakukan karena memberikan cara yang non-invasif, cepat, dan mudah untuk memperkirakan konsentrasi alkohol dalam darah (BAC) seseorang. Sebagian besar etanol dimetabolisme di hati tetapi sejumlah kecil (0,7-1,5%) diekskresikan dalam bentuk tidak berubah melalui urin. Konsentrasi puncak dalam urin dicapai sekitar 45-60 menit setelah konsumsi alkohol, dan etanol dapat terdeteksi dalam urin sekitar 24 jam setelah konsumsi. Urin mengandung alkohol yang telah keluar dari aliran darah, menjadikannya alternatif yang berguna untuk tes darah atau napas, terutama dalam situasi di mana orang tersebut mungkin tidak sadarkan diri, tidak kooperatif, atau ketika alat penghisap napas tidak praktis. Metode ini digunakan untuk tujuan forensik, tempat kerja, dan keselamatan pribadi, seperti menentukan apakah seseorang aman untuk mengemudi.
Alasan utama untuk tes urin
● Pengumpulan yang non-invasif dan mudah: Tidak seperti pengambilan darah, pengambilan sampel urin mudah dan tidak menimbulkan rasa sakit, sehingga lebih dapat diterima oleh pasien.
● Hasil yang cepat: Tes urin, khususnya tes strip, dapat memberikan indikasi cepat adanya alkohol, yang berguna dalam situasi darurat atau mendesak.
● Berkorelasi dengan BAC: Konsentrasi alkohol dalam urin umumnya mencerminkan konsentrasi dalam darah, sehingga memungkinkan untuk memperkirakan tingkat keracunan.
● Berguna bagi individu yang tidak kooperatif: Dapat digunakan pada pasien yang tidak sadarkan diri, mengalami trauma, atau tidak mampu memberikan sampel napas atau darah.
● Tujuan forensik dan hukum: Tes air liur dapat digunakan dalam penyelidikan untuk menentukan apakah konsumsi alkohol merupakan faktor penyebab cedera atau kecelakaan.
● Pemeriksaan kesehatan dan tempat kerja: Pengusaha dan profesional medis dapat menggunakannya untuk pemeriksaan pra-kerja atau rutin
Metode Tes


Daftar Katalog
|
Nama Produk |
Model |
Nomor Katalog |
Komponen |
Jenis Sampel |
Jenis Strip |
Kepekaan |
|
Strip Tes Alkohol BioAid (Urin) |
SA-202 |
UAC-111-1 |
25 strip tes |
Air seni |
Mengupas |
0.02% 20 mg/dL |
|
Strip Tes Alkohol BioAid (Urin) |
SA-202 |
UAC-121-1 |
25 kaset tes |
Air seni |
Kaset |
0.02% 20 mg/dL |
Tag populer: tes dipstick alkohol, produsen, pemasok, pabrik tes dipstick alkohol Cina











